Press "Enter" to skip to content

Di Australia, Legal Finance Penting Untuk Urusan Bisnis

Pengacara di Australia banyak yang mengatakan kalau legal finance penting bagi urusan bisnis untuk firma hukum. Hal itu berdasarkan survei dari Burford Capital yaitu 2018 litigation finance survey yang mengatakan bahwa 76 persen dari responden di Australia beropini demikian tentang legal finance. Umumnya mereka setuju sebanyak 83 persen mengatakan kalau legal finance mengalami pertumbuhan dan peningkatan penting dalam area bisnis dibandingkan di Inggris sebanyak 78 persen dan di Amerika Serikat sebanyak 73 persen.

Selain opini tentang legal finance, survei juga menemukan bahwa 41 persen responden di Australia mengatakan mereka sangat familiar dengan business tools. Hal ini lebih rendah daripada di Inggris sebanyak 51 persen dan di Amerika Serikat sebanyak 53 persen.

Diambil dari kabar australasianlawyer.com.au, secara umum penggunaan legal finance mengalami peningkatan pesat sejak 2012. Dari kurang 10 persen pertahun, meningkat menjadi 70 persen pada 2018. Dimana ini mengalami peningkatan sebanyak lebih dari 600 persen.

Di Australia sebanyak 28 persen responden mengatakan firma hukumnya yang sudah menggunakan legal finance mengalami peningkatan, sedangkan 70 persen lainnya mengatakan tetap. Hal ini menurun menjadi 58 persen dari keseluruhan responden yang mengatakan kalau firma hukum mereka menggunakan legal finance meningkat dalam dua tahun terakhir.

Sejumlah responden yang bergerak dalam private practice, 67 persen mengatakan firma hukum mereka mengalami peningkatan dalam penggunaan legal finance selama lebih dari dua tahun. Sedangkan 32 persen mengatakan tetap sama. Pada in house counsel, 45 persen mengatakan mengalami peningkatan sedangkan 53 persen mengatakan tetap.

Survei diambil dari 495 orang partisipan di Australia, Amerika Serikat dan Inggris, dimana terbagi menjadi mereka yang bekerja di firma hukum sebanyak 318 orang dan 177 orang bekerja sebagai in house counsel.

Pada survei yang diambil dari firma hukum, 26 persen mereka menjabat sebagai managing partner atau partner dimana diperoleh dari firma hukum yang mempunyai pengacara hingga 258 pengacara. Sedangkan pada responden in house, 70 persen berasal dari general counsel, chief legal officers atau deputy atau asisten general counsel. Mereka berasal dari perusahaan yang mempunyai pendapatan mencapai US $ 1.28 miliar.

Share your vote!


Do you like this post?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid
.

Copyright © 2020 Yuridis All Rights Reserved