Press "Enter" to skip to content

King & Wood Mallesons Diinvestigasi Karena Pengacaranya Bekerja Melebihi Batas

Firma hukum King & Wood Mallesons diinvestigasi oleh aparat berwenang di Melbourne karena pengacara dan staf di kantor itu bekerja melebihi batas di kantor mereka yang berlokasi di Melbourne. Permasalahan itu muncul setelah dengar pendapat publik yang terjadi berkaitan dengan masalah di sektor keuangan, dimana firma hukum King & Wood Mallesons mewakili klien mereka.

Firma hukum yang berkantor pusat di London itu sudah menerima pemberitahuan untuk perbaikan situasi kerja dari Work Safe Victoria, badan yang mengurusi tentang kesehatan dan keselamatan kerja di Victoria, Australia. Pemberitahuan itu memberikan penegasan tentang kondisi pekerja terhadap kelebihan beban kerja dan mengalami situasi sulit saat bekerja, seperti dikabarkan globallegalpost.com.

Hal ini sebagaimana dikeluhkan oleh pengacara di firma hukum King & Wood Mallesons, yang mengalami perlakuan terhadap kondisi yang melelahkan termasuk pengacaranya harus tidur di kantor untuk memenuhi tenggat waktu dan menangani beban kerja yang tinggi.

Menanggapi hal itu, chief executive partner, Berkeley Cox mengatakan kalau firma hukumnya sudah menempuh upaya komprehensif dan melakukan review tentang hal apa yang terbaik yang bisa dilakukan mencegah terjadinya tekanan tingkat tinggi terhadap para pengacara dan staf di kantornya. Dia juga mengatakan kalau karyawannya akan diberikan dukungan dan kesempatan yang baik untuk beristirahat dan memulihkan diri.

Kejadian ini adalah pertama kalinya yang di Australia untuk investigasi terhadap firma hukum yang memberikan beban kerja berlebihan kepada pengacaranya. Awal mulanya berasal dari penanganan perkara pada Desember 2017, dimana Royal Commission yang dipimpin oleh mantan hakim tinggi Kenneth Hayne QC mengadakan pemeriksaan tentang praktik terlarang bidang perbankan termasuk penjualan produk keuangan yang berisiko tinggi kepada para penyandang disabilitas.

Di lain pihak, litigation partner dari Gilbert & Tobin mengatakan kepada ft.com, untuk menangani perkara di komisi itu, dia menugaskan dua tim pengacara. Menurutnya jika tidak dibagai dalam dua tim, maka itu sama saja dengan membunuh orang. Pekerjaan itu sungguh sulit bagi semua tim dan tentu saja bagi pengacara yunior. Bahkan firma hukum Herbert Smith Freehils yang mewakili National Australia Bank, mesti menugaskan pengacara dari kantornya yang berlokasi di Dublin, Irlandia untuk membantu kantor Herbert Smith Freehills di Australia. Mereka menugaskan sekitar 30-40 pengacara.

Pemeriksaan itu juga melibatkan klien firma hukum King & Wood Mallesons, termasuk wealth managers AMP Ltd dan IOOF Holding Ltd dan perusahaan asuransi Suncorp Group Ltd dan Youi Pty Ltd. Namun ada juga firma hukum lain yang juga dilibatkan dalam perkara itu diantaranya adalah Clayton Utz, Gilbert & Tobin, Herbert Smith Freehills dan Ashurst tapi mereka tidak memperoleh klaim dari para pengacaranya karena kelebihan beban pekerjaan.

foto credit : King & Wood Mallesons-Foto/Istimewa

Share your vote!


Do you like this post?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid
.

Copyright © 2020 Yuridis All Rights Reserved