Press "Enter" to skip to content

Music Modernization Act Diberlakukan, Hak Musisi di Amerika Serikat Lebih Terjamin

Apakah musisi di Amerika Serikat memperoleh penghasilan besar dari layanan streaming yang memuat lagu lagu mereka? Tidak juga. Layanan apple music hanya membayar US 0.0074 dollar per stream, dengan catatan sudah satu juta kali didengarkan maka nilai per steam akan dikalikan sejuta. Sedangkan Spotify membayar 60 % dari jumlah itu.

President Donald Trump akhirnya mengesahkan Music Modernization Act pada 11 Oktober 2018. Regulasi ini akan memudahkan proses lisensi musik dan membuat para penyanyinya akan menerima kompensasi secara lebih fair ketika lagunya diedarkan pada layanan streaming. Maka diperlukan database lisensi tunggal, juga apa yang disebut dengan Mechanical Licensing Collective (MLC) , yang bertujuan untuk memastikan bahwa para musisi itu menerima pembayaran yang sesuai.

Anggota MLC akan terdiri dari 10 studio musik, 4 penulis lagi yang memiliki hak cipta dan 3 penasihat tanpa hak suara termasuk satu pihak yang mewakili layanan musik digital. BMG dan Kobalt Music Grup dinominasikan untuk duduk didalmnya, sedangkan lainnya dari studio musik indenpenden.

Regulasi itu secara spesifik juga menyebutkan beberapa hal penting yang mesti juga diantisipasi. Sebagai contoh yaitu, pemilik hak cipta dari lagu yang tidak terdaftar yang juga tidak diketahui studio perekamnya, mereka mempunyai waktu tiga tahun untuk mengeklaim royalti.

Aturan itu juga mengatur tentang The Compensating Legaxy Artists for their Songs, Service & Important Contributions Act (CLASSIC), dimana akan memastikan musisi akan menerima royalti dari lagu yang direkam sebelum 1972.

Kabar baiknya juga untuk para produser musik yang sekarang masuk ke dalam Undang Undang Hak Cipta untuk pertama kalinya. The Allocation for Music Producers Act (AMP)  akan melindungi produser dan mereka akan menerima pembayaran atas pekerjaannya jika musik yang dimainkan itu diputar dalam layanan streaming. Aturan yang berlaku sebelumnya, produser akan menerima pembayaran sebagai bagian dari royalti musisinya. oleh musisinya. Tapi sekarang, AMP Act menyediakan framework kalau produser dapat menerima pembayaran secara langsung.

Mitch Glazier selaku President dari Recording Industry Association of America merasa senang. Karena berlakunya regulasi itu akan membuat pasar musik lebih baik, kompetisinya fair dan juga pembayarannya fair. Berlakunya regulasi itu juga membuat musisi dan layanan digital dapat bekerjasama dan berkolaborasi yang saling menguntungkan.

Sumber : billboard.com, hollywoodreporter.com, factmag.com, musicinafrica.net

Share your vote!


Do you like this post?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid
.

Copyright © 2020 Yuridis All Rights Reserved