Press "Enter" to skip to content

Uni Eropa Akan Mengatur WhatsApp dan Skype Untuk Berkomunikasi

Jalur layanan komunikasi berbasis internet seperti Skype, WhatsApp, Facebook Messenger, Apple iMessage atau Viber menawarkan keunggulan daripada pola komunikasi menggunakan telepon biasa. Hal ini dikecualikan pengaturannya oleh Uni Eropa dalam aturan tentang kerahasiaan telekomunikasi.

Uni Eropa menginginkan untuk merubahnya dan di awal tahun ini draft legislasi terbaru yang melindungi kerahasiaan pengguna daring siap untuk dibahas. Tentu saja bukan suatu hal yang mengejutkan karena pada Desember lalu, draft pengaturan, kerahasiaan dan komunikasi elektronik tersebut sudah bocor ke publik.

Aplikasi smartphone seperti Skype dan Whatsapp mulai menggeser panggilan telepon dan layanan pesan dari menu telepon biasa, namun hal itu tidak diatur dalam regulasi yang sudah diberlakukan di kawasan Uni Eropa dalam hal kerahasiaan komunikasi, sebagaimana dikutip dari pcworld.idg.com.au.

Hal ini karena layanan aplikasi smartphone tersebut berjalan di pola kerja over the top koneksi internet.  Aturan yang saat ini berlaku, dibentuk pada 2002 sebelum masa keemasan smartphone terlebih internet over the top menjadi luar biasa dahsyat seperti sekarang ini.

Pembentuk undang undang menginginkan aplikasi tersebut akan berada di bawah payung hukum yang sama. Draft juga berisi penyederhanaan aturan untuk melacak aktivitas menjelajah internet bagi warganegara yang disebut dengan cookie directive. Aturan yang sudah diperkenalkan pada 2009 lalu itu akan memunculkan iklan di situs web dimana pengunjung dari Uni Eropa akan ditanya apakan mereka akan membolehkan cookie untuk dipasang di peramban mereka.

Regulasi terbaru nantinya akan membolehkan operator untuk menyematkannya pada peramban sebagai pernyataan bahwa pengguna menerima cookies, hal ini juga akan memberikan operator telekomunikasi tradisional yang tidak berbasis aplikasi jangkauan yang lebih luas untuk menganalisis metadata dimana nantinya dapat saja bersaing dengan operator over the top.

Menurut Andrus Ansip, selaku VP Digital Single Market, hal ini akan menyediakan tingkat keamanan yang lebih tinggi kepada konsumen, dimana institusi bisnis akan berusaha untuk lebih berinovasi.

Sedangkan menurut Yves Schwarzbart, kepala kebijakan dan regulasi IABUK adanya regulasi terbaru nantinya akan berdampak serius pada pengalaman pengguna ketika menjelajahi internet yang tentu saja pertimbangannya didasarkan pada pluralisme media dan efek digital.

Share your vote!


Do you like this post?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid
.

Copyright © 2020 Yuridis All Rights Reserved