Press "Enter" to skip to content

[Afrika Selatan] Regulasi Masa Kini Untuk Properti Dari Masa Lalu

Kota tertua di Afrika Selatan, Cape Town kaya dengan warisan arsitektural dan memelihara integritas dari nilai sejarah bangunan untuk generasi mendatang. Menurut Jill Lloyd, selaku area specialist di Rondebosch and Claremont, untuk Lew Geffen Sotheby’s international Reality. Penjelasan soal sejarah gedung gedung yang berumur lebih dari 60 tahun dimuat dalam “The National Heritage Resources Act (Act 25 of 1999).

Berdasarkan ketentuan itu, orang tidak dapat merubah atau membongkar struktur atau bagian dari struktur yang berusia lebih dari 60 tahun tanpa izin yang dikeluarkan oleh pihak berwenang. Meskipun begitu, pendekatan yang dilakukan pada masa sekarang termasuk juga memperhatikan properti yang tidak berkaitan dengan nilai historis juga menjadi subyek regulasi yang sama.

Loyd juga menerangkan kalau kebanyakan pembeli juga menyadari bahwa properti bernilai historis adalah subyek yang dilarang untuk dibeli, mereka juga berpendapat bahwa ini juga diterapkan pada rumah dengan bentuk arsitektur yang berbeda. David Dewar, selaku director of Thomson Wilks Attorney, Notaries and Conveyancers, regulasi itu tidak memperbolehkan diferensiasi dan mengabaikan soal signifikansi bahwa periode masa 60 tahun ketat diberlakukan meskipun kenyataannya di lapangan terjadi situasi dan kondisi yang berbeda. Pihak yang melanggar ketentuan tersebut dikenakan denda, dimana pernah ada suatu kasus yaitu agen developer yang melakukan penghancurkan, kemudian didenda R300.000 dan hukuman penjara lima tahun.

Sebagaimana dikabarkan bizcommunity.com, properti yang bernilai sejarah dibagi menjadi bagian, dimana semakin tinggi tingkatannya mempunyai regulasi yang lebih ketat, dan terbagi menjadi :

Tier one : Heritage Overlay Zone, dimana melindungi karakter unik untuk semua area daripada satu unit properti dan ini biasanya terdapat di area historis seperti Wynberg Village, St. James, Little Mowbray dan Chelsea Village.

Tier two : Specific to individual properties, diterapkan ke setiap bangunan yang berumur lebih dari 60 tahun atau mempunya nilai sejarah tertentu. Ini termasuk Victorian Homes di Rondebosch dan properti Cape Dutch di Constantiaberg

Tier Three : Hanya diterapkan ke bangunan yang secara resmi diklasifikasikan sebagai monumen nasional atau situs historis kedaerahan

Dalam pandangan Dewar, memiliki bangunan bernilai sejarah yang autentik adalah suatu privilege dan kehormatan dengan mempertimbangkan aspek keuangan jangka panjang dan penghargaan pribadi, tentu saja kepemilikan properti ini mesti dipertanggungjawabkan. Maka dari itu, status properti selalu menjadi bagian yang dicantumkan dan penjual selalu menyatakan bahwa statusnya memberikan dampak signifikan bagi nilai properti.

Share your vote!


Do you like this post?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid
.

Copyright © 2020 Yuridis All Rights Reserved