Press "Enter" to skip to content

[Nigeria] Penegakan Hukum Terhadap Pembajakan di Era Undang Undang Maritim Terbaru

Pengadilan di Nigeria telah menjatuhkan hukuman di bawah ketentuan hukum tentang anti pembajakan dalam lingkup hukum maritim. Ini akan memberikan harapan terhadap sektor pelayaran dimana telah terjadi reformasi hukum yang akan melawan penyerangan yang muncul di teluk Guinea.

Disebutkan oleh africa.cgtn.com, bahwa tiga orang telah dijatuhi denda di Port Harcourt, dimana terdapat sembilan orang lainnya yang membajak kapal tanler MV Elobey VI di kawasan ekuator Guinea dan mengamankan uang tebusan senilai USD 200 ribu yang ditujukan kepada awak kapal.

Para pengusaha perkapalan pun sebelumnya sudah menekan pemerintah Nigeria untuk mengambil tindakan di kawasan ini, dimana biasa disebut sebagai “pirate alley”.

Tercatat lebih dari 90 % pembajakan di lautan secara global, ini menurut the International Maritime Bureau (IMB), dimana para pembajak menyerang semua hal mulai dari pengangkutan minyak hingga kapal penangkap ikan.

Pengadilan yang telah menjatuhkan hukumannya, mendenda tiga orang itu senilai 10 juta naira atau sekitar USD 26.300 untuk setiap orangnya dan itu termasuk kejahatan pembajakan yang telah dilakukan selama dua kali.  Sedangkan sisanya enam orang lainnya dinyatakan tidak bersalah.

Juru bicara angkatan laut Nigeria, Komodor Suleiman Dahun mengatakan bahwa hukuman yang dijatuhkan adalah hukuman pertama dibawah ketentuan hukum terbaru, dimana aturan itu telah diterapkan pada tahun lalu dan ini memudahkan untuk mendakwa para pembajak. Hukuman denda ini juga dimaksudkan sebagai hukuman pengganti pidana penjara.

Sebelumnya, para pembajak sangat jarang menghadapi persoalan hukum karena hukum sebelumnya menyebutkan bukan suatu tindakan ilegal mengenai pembajakan.

Sebanyak 49 kru telah diculik di teluk Guinea pada awal semester tahun ini, dibandingkan tahun lalu yang hanya berjumlah 27 orang, ini menurut catatan IMB. Menurut direktur IMB, Michael Howlet yang mengatakan bahwa diperlukan perubahan terkait risiko ganjaran hukuman. Ini karena tanpa tindakan yang tepat dan proporsional, kejahatan pembajakan dan perampokan akan makin sulit dikendalikan dan makin menjadi jadi.

Share your vote!


Do you like this post?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid
.

Copyright © 2020 Yuridis All Rights Reserved